Tilmidh تلميذ

Belajar idgham dengan mikrofon

Belajar idgham — Tilmidh

Idgham berarti memasukkan. Nun mati نْ atau tanwin yang bertemu salah satu dari enam huruf tertentu tidak lagi dibaca sebagai nun yang berdiri sendiri, melainkan lebur ke dalam huruf sesudahnya. Satu syarat yang sering dilupakan: peleburan ini hanya terjadi antara dua kata, bukan di dalam satu kata yang sama.

Dua jenis idgham

JenisHurufDengung
Dengan ghunnahي ن م وada, sekitar dua harakat
Tanpa ghunnahل رtidak ada sama sekali

Pembagian ini penting karena kesalahan yang paling umum justru terletak di sini: mendengungkan lam dan ra padahal keduanya harus lebur tanpa dengung sedikit pun. Empat huruf pertama biasa dihafal dengan singkatan yanmu.

Contoh peleburan tanpa dengung

مِن رَّبِّهِمْ

Pada min rabbihim, nun mati pada min bertemu ra pada kata berikutnya. Nun itu hilang sepenuhnya, dan yang terdengar adalah ra yang seolah bertasydid: mir-rabbihim. Tidak ada sisa bunyi n, dan tidak ada dengung. Bila kamu masih mendengar bunyi n sedikit pun, peleburannya belum sempurna.

Contoh peleburan dengan dengung

مَن يَعْمَلْ

Pada man yaʿmal, nun mati bertemu ya. Nun lebur ke dalam ya, tetapi dengungnya tetap ditahan sekitar dua harakat: may-yaʿmal. Perbedaan dengan contoh sebelumnya hanya terletak pada dengung ini, dan justru di situlah kebanyakan orang tertukar.

Mengapa harus antara dua kata

Bila nun mati bertemu salah satu huruf itu di dalam satu kata yang sama, hukumnya bukan idgham melainkan izhar, yaitu nun dibaca jelas. Contohnya terdapat pada kata dunyā dan bunyān. Kata-kata semacam ini jumlahnya sedikit dan sebaiknya dihafal langsung, karena kaidahnya di sini justru kebalikan dari kebiasaan.

Tanwin diperlakukan sama

Semua kaidah di atas berlaku sama untuk tanwin, yaitu baris dua di akhir kata. Sebabnya sederhana: tanwin pada hakikatnya adalah bunyi nun mati yang tidak ditulis dengan huruf. Maka rahīmun rabbuhum diperlakukan persis seperti min rabbihim. Banyak pemula menghafal kaidah ini hanya untuk nun bertanda sukun, lalu bingung ketika bertemu tanwin di akhir ayat.

Jangan tertukar dengan iqlab

Bila nun mati atau tanwin bertemu huruf ba, hukumnya bukan idgham melainkan iqlab: nun berubah menjadi mim yang tidak sempurna, disertai dengung, dan kedua bibir tidak dirapatkan penuh. Huruf ba tidak termasuk enam huruf idgham, dan juga tidak termasuk huruf ikhfa. Ia berdiri sendiri dengan satu hukum khusus, dan itulah sebabnya ia mudah terlewat.

Buka mikrofon pada Al-Fatihah

Bacalah pelan-pelan dan biarkan mikrofon memeriksa setiap kata. Bila satu kata tidak juga dikenali, kemungkinan besar peleburannya belum terjadi dan nun masih terdengar. Ulangi kata itu saja sampai bentuknya benar, lalu lanjutkan.